Metodologi Penelitian dan Penulisan

Authors

I. Latar Belakang & Landasan Pemikiran

Mengapa kajian/penelitian harus dilakukan  ?

  1. Alasan Filosofis        : Untuk mendapatkan    Informasi  yang benar

2.  Alasan Strategis       : Untuk menguatkan pendapat yang kita diajukan.

3.  Alasan Teknis            : Bukti keseriusan

II.   Tujuan

1. Mengkaji suatu masalah secara tuntas, lengkap, akurat, komprehensif (menyeluruh) & integral (terpadu).

ilustrasi : tentang identifikasi belalang & gajah

2. Menggali informasi yang benar & proposional sebagai sebuah ilmu pengetahuan atau sebagai bahan masukan untuk     pengambilan keputusan.

Ilustrasi : studi kelayakan pembangunan supermarket/mall

3. Mengembangkan ilmu yang ada kearah ilmu pengetahuan yang makin baik dan makin luas

Contoh      :  ilustra

Ilustrasi :  Perkembangan dunia IPTEK ( multimedia, kedokteran, kedirgantaraan, astronomi, dan lain-lain).

III. Metode Kajian

1.  Induktif               :   Penarikan kesimpulan dari umum ke khusus

Contoh  :  –  Makhluk hidup perlu makan

–  Gajah perlu makan

2.  Deduktif             :   Penarikan kesimpulan dari khusus ke umum

Contoh    :  –  Jika saya dipukul maka saya akan merasakan sakit

–  Siapapun jika dipukul akan merasakan sakit

IV. Sifat Kajian/Penelitian

Rasional:

1.    Sistematis        :  Disajikan    dengan   urutan   yang jelas

2.    Logis                  :  Masuk akal

3.    Analitis               :  Terperinci

4.    Realistis             :  Apa adanya

5.    Empiris              :  Terukur

6.    Praktis               :  Memiliki kegunaan

7.    Edukatif             :  Bersifat mendidik

6.    Reduktif             :  Merubah keraguan menjadi

kepastian

8.    Replicable          :  Dapat diteliti/dikaji  ulang

9.    Transmitable     :  Dapat dipahami & digunakan

10.  Argumentatif     :  Dasar pendapat yang jelas

11.  Persuasif           :  Dasar    pendapat    yang     dapat

meyakinkan

V. Cara Penyampaian Kajian/Penelitian (Presentasi)

1.    Naratif                :  Bersifat memaparkan

2.    Deskriptif           :  Bersifat menggambarkan

3.    Argumentatif     :  Bersifat menjelaskan

4.    Persuasif           :  Bersifat meyakinkan

5.    Reduktif             :  Bersifat merubah keraguan menjadi kepastian

VI. Kerangka Penelitian/Kajian

  1. Harus memiliki Latar belakang
  2. Harus memiliki Tujuan
  3. Harus memiliki Kerangka Pemikiran
  4. Harus memiliki Perumusan/Identifikasi Masalah
  5. Harus memiliki Batasan Masalah
  6. Harus memiliki Variabel
  7. Harus memiliki Ukuran/parameter
  8. Harus memiliki Alat ukur analisis
  9. Harus memiliki Metode Analisis
  10. Harus memiliki Kajian
  11. Harus memiliki Kesimpulan
  12. Harus memiliki Saran

VII. Prasyarat Kajian/Penelitian

  1. Memiliki Maksud & Tujuan serta Kegunaan
  2. Memiliki Sumberdaya ( waktu, tenaga, biaya)
  3. Adanya tempat kajian/penelitian
  4. Adanya Objek Penelitian

VIII. Syarat Penelitian/Kajian

Menetapkan Judul Penelitian/Kajian
Memiliki bahan kajian/permasalahan
Menentukan pokok bahasan
Menentukan hipotesis
Menentukan data yang akan diambil
Menentukan alat uji analisis
Menentukan outline/kerangka penelitian
Menetapkan lokasi & waktu penelitian
Membuat time schedule penelitian/kajian
Menentukan kesimpulan & Saran
Substansi Penyajian

1.  Singkat ( Efisien)

2.  Padat (Efektif)

3.  Jelas (Produktif)

X.     Paparan Kajian

1.  Logis

2.  Konsern

3.  Konsisten

4.  Konsekuen

5.  Komparatif

6.  Komitmen

XI      Latar Belakang Kajian

1.  Karena tuntutan jaman

2.  Karena tuntutan kebutuhan

3.  Karena keingin tahuan

BAB I

ILMU PENGETAHUAN & PENELITIAN

Menurut Kelly, proses berpikir menuruti langkah-langkah berikut :

  1. Timbul rasa sulit
  2. Rasa sulit tersebut didefinisikan
  3. Menambah keterangan terhadap pemecahan tadi yang menuju kepada kepercayaan bahwa pemecahan tersebut adalah benar
  4. Melakukan pemecahan lebih lanjut dengan verifikasi eksperimental
  5. Mengadakan penilaian terhadap penemuan-penemuan eksperimental menuju pemecahan secara mental untuk diterima atau ditolak sehingga kembali menimbul;kan rasa sulit
  6. Memberikan suatu pandangan ke depan atau gambaran mental tentang situasi yang akan dating untuk dapat menggunakan pemecahan tersebut secara tepat.

Menurut Whitney             :  ilmu dan penelitian adalah sama-sama proses, sehingga ilmu dan penelitian adalah proses yang sama.  Hasil dari proses tersebut adalah kebenaran

Kebenaran  diterima karena 3 hal :

1.  Koheren/konsisten            ;  Si Badu akan mati, karena koheren dengan semua orang kan mati

2.  Koresponden                             ;  Ibukota Aceh adalah Banda Aceh

3.  Pragmatis                           ;  ada sebuah teori X dalam ilmu genetika dan dengan teori x ini telah dapat dikembangkan tenik Z untuk membuat tanaman tahan terhadap penyakit.  Maka teori X tersebut benar.

Kebenaran non ilmiah :

Tidak selamanya penemuan kebenaran diperoleh secara ilmiah.  Kadang kala kebenaran ditemukan melalui proses non ilmiah, seperti

  • Penemuan kebenaran secara kebetulan
  • Penemuan kebenaran melalui wahyu
  • Penemuan kebenaran melalui intuitif
  • Penemuan kebenaran secara trial dan error
  • Penemuan kebenaran melalui spekulasi
  • Penemuan kebenaran melalui kewibawaan

BAB II

METODE ILMIAH

Metode Ilmiah  :  cara menerapkan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran.

1.  Kriteria Ilmiah :

1)   Berdasarkan fakta

2)   Bebas dari prasangka

3)   Menggunkan prinsip analisa

4)   Menggunakan hipotesa

5)   Menggunakan ukuran yang objektif

6)   Menggunakan teknik kuantitatif

2.  Langkah-langkah Metode Ilmiah

1)  Merumuskan  serta mendefinisikan masalah

Contoh :   Bagaimana  pengaruh   sistem komputerisasi terhadap efisiensi dan efektifitas kerja karyawan PT Bahana Putra.

2) Mengadakan studi kepustakaan

3) Memformulasikan hipotesa

4) Menentukan model untuk menguji hipotesa

5) Pengumpulan data

6) Menyusun, menganalisas & memberikan sesuatu

7) Membuat generalisasi dan kesimpulan

8) Membuat laporan ilmiah

BAB III

MASALAH PENELITIAN

1.  Sumber-sumber Masalah penelitian

1)   Pengamatan terhadap kegiatan manusia

2)   Pengamatan terhadap alam sekelilingnya

3)   Bacaan

4)   Ulangan serta perluasan penelitian

5)    Cabang studi yang sedang dikembangkan

6)   Catatan dan pengalaman priibadi

7)   Praktek serta keinginan masyarakat

8)   Diskusi-diskusi ilmiah

9)   Perasaan intuisi

2.  Ciri-ciri masalah yang baik

1) Masalah yang dipilih harus memiliki nilai penelitian

  1. Masalah tersebut memiliki keaslian
  2. Masalah harus menyatakan suatu hubungan
  3. Masalah harus dapat diuji
  4. Masalah harus dinyatakan dalam bentuk pernyataan

2) Masalah yang dipilih harus memiliki fisibilitas (dapat dipecahkan).

3)  Masalah yang dipilih harus seuai dengan kualifikasi si peneliti

Resume Materi Kuliah MPP ke 3

(Pertemuan ke 5 & 6 )

BAB IV

VARIABEL PENELITIAN

Variabel         :  Peubah dalam suatu fungsi (pola hubungan)

Jenis-jenis variabel   :

1.  Variable kontinyu  :  nilainya     dapat    ditentukan    dalam

jangkauan desimal tak terbatas.  Contoh tinggi badan : 170,57 cm

2.    Variabel Deskrit     :  Variabel kategori.

  • Dikhotomi        :  memiliki 2 kategori

contoh              : –  2 jenis kelamin (laki-laki/perempuan)

–    status usia       (tua/muda)

  • Politom            :  memiliki lebih dari 2 kategori

contoh              :  tingkat pendidikan (SD, SMP, SMU )

3.  Variabel bebas & Variabel Terikat  :

 

            Variabel bebas                     :  variable yang mempengaruhi variable lain

Varibel terikat                        :  variable yang  tergantung  kepada variable lain

contoh :  Semakin tinggi jabatan, maka semakin besar tanggung jawab.

4.  Variabel Moderator & Variabel Random

Variabel Moderator       :  variable yang mempengaruhi variable terikat, tapi

bukan merupakan pengaruh utama

Variabel Random         :  variable  yang mempengaruhi variable terikat, tetapi

tidak dimasukkan dalam suatu persamaan

Contoh   :

Variabel Moderator       :  Usia mempengaruhi kematangan kepribadian

Variabel Random         :  Rekreasi      mempengaruhi         kematangan

Kepribadian.

5.  Variabel Aktif                  :  Variabel yang dimanipulasikan oleh peneliti

Contoh                             :  “Cara menghukum karyawan”

“Metode mengajar matematika”

6.  Variabel Atribut              :  Variabel   yang   tidak    dapat/sukar   dimanipulasi

Contoh                              :  Intelegensia, jenis kelamin,

BAB V

PARADIGMA

Paradigma    :  pola pikir yang menunjukkan hubungan antara variabel-variabel

yang akan diteliti.

Bentuk paradigma :

1.   Paradigma Sederhana :

Terdiri dari 2 variabel

X   ———–à   Y            (X : Kualitas pelayanan,  Y : Omset penjualan)

2.   Paradigma Sederhana            :

X1 ——–à  X2 ———à X3 ————–à Y

X1  :  kualitas bahan baku                               X2       :  kualitas pengerjaan

X3  :  kualitas barang yang dihasilkan         Y         :  kepuasan pembeli

3.  Paradigma Ganda dengan 2 variabel Independen

X1

Y

X2

X1      :  Lingkungan keluarga

X2      :  demografi (lingkungan social)

Y        ;  Keberhasilan usaha

4.  Paradigma Ganda dengan tiga Variabel Independen     ;

X1

X2                          Y

X3

X1      :  Kelengkapan fasilitas

X2      :  Gaya kepemimpinan manajer

X3      :  Sistem karis

Y        :  Produktifitas kerja

5.  Paradigma Ganda dengan Dua Variabel Dependen

Y1

x

Y2

X    :  Tingkat jabatan

Y1  ;  Tingkat tanggung jawab

Y2  ;  Tingkat salary

BAB VI

HIPOTESA PENELITIAN

Hipotesa    :  Asumsi jawaban sementara atas masalah penelitian yang harus diuji kebenarannya.

Kegunaan Hipotesa       :

1.  Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan penelitian

2.  Menyiapkan peneliti kepada kondisi fakta dan hubungan antar  fakta

3.  Alat sederhana dalam memfokuskan fakta yang bercerai berai kedalam kesatuan yang penting & menyeluruh

4.  Sebagai panduan dalam pengujian dalam pengujian

Ciri-ciri Hipotesa yang baik ;

1.  Harus harus menyatkan hubungan

2.  Harus sesuai dengan fakta

3.  Harus tumbuh dari dan ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan & bidang penelitian yang sedang dilakukan

4.  Harus dapat diuji dengan menggunakan nalar maupun alat statistika

5.  Harus sederhana

6.  Harus bias menerangkan fakta

Jenis-jenis Hipotesa ;

1.  Hipotesa Hubungan & Perbedaan

2.  Hipotesa Kerja dan Hipotesa Nul (Ho)

BAB VII

TEKNIK PENGUMPULAN DATA

1.  Observasi (Pengamatan)

2.  Kuesioner      (Angket)

3.  Interview ( Wawancara)

A.  Observasi :

Observasi (Pengamatan)    :  alat     pengumpulan     data     yang

dilakukan dengan mengamati secara sistematik gejala-gejala yang diselidiki.

Kekurangan    :

  1. 1.       Banyak kejadian yang tidak dapat dicapai dengan observasi langsung, misal kehidupan pribadi seseorang yang sangat rahasia.
  2. 2.       Bila observe tahu bahwa ia sedang diteliti, maka mereka akan menunjukkan sikaf/kesan yang baik (bukan apa adanya)
  3. 3.       Setiap kejadian tidak selalu dapat diramalkan sebelumnya
  4. 4.       Menyulitkan

Kelebihan      :

  1. 1.       Dapat langsung meneliti bermacam-macam gejala
  2. 2.       Bagi seseorang yang selalu sibuk, lebih baik tidak keberatan untuk diamati, daripada mengisi jawaban-jawaban dala kuesioer
  3. 3.       Dapat mencatat secara serempak dengan terjadinya suatu gejala.

B.  Kuesioner   :

Kuesioner           :  Suatu    daftar     yang     berisikan     rangkaian

pertanyaan mengenai suatu masalah atau bidang yang akan diteliti

Tujuan       :

  1. Memperoleh informasi yang relevan dengan tujuan penelitian
  2. Memperoleh informasi dengan realibilitas dan validitas setinggi mungkin
  3. Memperoleh informasi mengenai suatu masalah secara serentak

Isi Pertanyaan    :

  1. Pertanyaan tentang fakta, misal      :  umur, pendidikan, agama, dll
  2. Pertanyaan tentang pendapat & sikap
  3. Pertanyaan tentang informasi
  4. Pertanyaan tentang persepsi diri

Pemakaian Kuesioner :

  1. Tatap muka
  2. Diisi oleh kelompok
  3. Di-pos-kan
  4. Wawancara per telpon

Jenis Pertanyaan :

  1. Tertutup (umumnya jawabannya ya atau tidak)
  2. Pertanyaan terbuka ( pertanyaan & jawaban bebas)
  3. Kombinasi tertutup & terbuka
  4. Semi terbuka ( pertanyaan lain-lain, disamping pilihan)

Penyusunan Angket

  1. Persiapan                        : disusun kerangka materi
  2. Penyusunan materi        : harus memperhatikan :

1)       Isi pertanyaan

2)       Dirumuskan dalam kalimat sederhana

3)       Susunan pertnyaan  merangsang responden untuk menjawab jujur

4)       Bentuk pertanyaan  (isian, pilihan atau campuran)

5)       Penyebaran

Penanganan Data

Setelah terisi, maka dilakukan :

1)       Dicek sudah lengkap/belum ?

2)       Tabulasi

3)       Mempertimbangkan jawaban yang kurang lengkap/simpang siur (apakah valid atau perlu diulang)

4)       Analisis

C.  Interview (Wawancara)

Interview (wawancara)        :  proses Tanya jawab penelitian yang

berlangsung secara lisan dalam mana dua orang atau lebih bertatap muka mendengarkan secara langsung informasi-informasi atau keterangan-keterangan.

Jenis wawancara       :

1)    Menurut prosedurnya      : 

a.  bebas                           : tema bebas

b.  terpimpin                      : tema terfokus

c.  bebas terpimpin          : perpaduan bebas & terfokus

2)    Menurut sasarannya

a.  perorangan                  : tanya jawab 1 (satu)  pewawancara

dengan 1 orang

b.  kelompok                     : tanya   jawab   2   orang   atau  lebih

pewawancara dengan 2 orang atau lebih responden.

Tujuan                 ;  untuk mengumpulkan informasi, bukan untuk

Mempengaruhi.

PEMBUATAN PROPOSAL KAJIAN/ PENELITIAN

1.  Pembuatan Judul

1)  Singkat

2)  Padat

3)  Jelas

4)  Ditulis dengan hurup besar (capital) dan tebal:

 

  • Singkat-padat :

 

  • KAJIAN TENTANG TINDAKAN RASIONALITAS KONVERSI PEMAHAMAN DALAM AGAMA ISLAM

(tidak singkat-padat)

 

  • RASIONALITAS TINDAKAN KONVERSI PEMAHAMAN DALAM ISLAM

(singkat-padat)

 

  • Ø Jelas

 

a.  Jelas dari sisimakna

Contoh 1

  • Padi dimakan tikus  (benar)
  • Padidi makan tikus  (salah)

Contoh 2

 

  • Proses Wisuda Politeknik LP3I yang pertama (salah)
  • Proses Wisuda Pertama Politeknik LP3I (benar)

Contoh 3

 

  • Istri pedagang yang galak itu
  • Istri    pedagang yang galak itu  (pedagangnya yang galak)
  • Istri pedagang   yang galak itu (istrinya yang galak)

 

b.  Jelas dari sisimateri

 

  • Prosedur Pembelian di PT. Ogah Rugi (tidak jelas)
  • Prosedur Pembelian Bahan Baku Produksi di PT Ogah Rugi (jelas)

 

c.  Jelas dari sisi waktu dan tempat

 

  • LAPORAN KEUANGAN BANK (tidak jelas)
  • LAPORAN KEUANGAN BNI CABANG SALEMBA TAHUN 2005/2006   (jelas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB VIII

CARA PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

 

Terdiri 3 bagian :

Nama Penulis – Judul Tulisan – Data Penerbit.  (Ketifganya bagian tersebut dipisahkan  oleh jarak 2 ketukan spasi)

1.  BUKU

1)  1 (satu ) penulis

Saanders, Donald H.  Statistics      : A fresh Approach.  Singaporre :  Mc.  Graw Hill, 1990.

2)   2 (dua) penulis

Siegel, Sidney., and John Castellen Jr.   Nonparametrik Statistic  :  For  the Behavioral Sciences.  Singapore :  Mc. Graw Hill, 1998.

3)   3 (tiga) penulis

Broom, Leonard., Philip Selzink., and Dorothy B. Darroch.  Sosiology.  New York    : Harper & Row, 1981

4)  Penulis adalah lembaga penerbit

TrisaktiUniversity.  The Faculty Handbook.  Jakarta : 1995.

BAB XIII

FORMAT PENULISAN

Sebelum melaksanakan penelitian/kajian, biasanya mahasiswa diwajibkan menyusun suatu Proposal Penelitian (Usulan Penelitian).

PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN

A.  Bagian Depan (Awal)

Terdiri dari  :

1.  Halaman judul

2.  Halaman persetujuan

1.  Halaman Judul

1)  Judul Penelitian :

a.  Terletak pada bagian atas.

b.  Diketik dengan hurup besar

c.  Satu spasi dengan ukuran font 14  dan di bold

d. Dicantunkan tanpa ada kata yang disingkat, kecuali untuk siangkatan yang sudah baku (seperti PT, CV)

e. Judul  dibuat  sesingkat  mungkin,  namun  dapat menggambarkan secara garis besar rancangan penelitian yang mencakup sifat dan jenis penelitian.

Contoh         :

SISTEM KOMPUTERISASI

PENERIMAAN MAHASISWA BARU

DI POLITEKNIK LP3I JAKARTA

1 Comment

Comments RSS
  1. Herry

    makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: